24 December 2013

Sahabatku pergi ke negeri Kekal

Hidup ini memang selalu tentang meninggalkan dan ditinggalkan. Sekuat-kuat kau perpegangan pada sesuatu, akan selalu ada cara yang membuatmu terlepas dari sesuatu yang kau genggam erat sekalipun. Sebab dia, yang mungkin kau mohon-mohon untuk tidak meninggalkanmu, sesungguhnya bukan milikmu. Dan bukankah bahkan dirimu sendiri, sesungguhnya tidak benar-benar mampu kau kendalikan nasibnya?

Ada kekuatan maha dahsyat yang ikut menghulurkan tangannya, mencampuri setiap kejadian “menemukan” dan “kehilangan” yang kau alami dalam setiap detik hidupmu. Maka relakan saja semua, sebelum sesuatu yang bukan milikmu itu benar-benar pergi.

Luka, juga titisan air mata pasti ada. Anggaplah itu hadiah. Nikmati setiap sesak dan semua sakit yang menekan dan memukul-mukul dadamu, membuatmu susah bernafas. Hayati setiap titis air mata yang jatuh itu. Rayakan kehilangannya !

Rayakan? Ya! Temukan sesuatu dalam setiap sakit yang menekan dadamu, juga di antara titis  air mata yang keluar dari matamu. Sebab kehilangan tak pernah datang sendiri. Kehilangan selalu datang bersama “menemukan kembali”, maka temukan! Nikmati, hayati, rayakan, maka kelak akan kau temukan sesuatu dibalik ratapan panjangmu.

Sebab seperti kataku tadi, hidup ini memang selalu tentang meninggalkan dan ditinggalkan. Siap tidak siap, suka tidak suka. Bukan kita yang menentukan bilakah akhirnya hidup didunia ini menghentikan detak jantung kita. Kita tidak pernah menyangka ia pergi pada waktu yang pada fikiran kita ia tidak seharusnya pergi waktu ini. Ia terlalu muda untuk meninggalkan kita. Tetapi tahukah kita bahawa seorang yang pernah terlahir kedunia ada di antaranya yang hanya memiliki beberapa jam lalu kembali kepada Penciptanya sedangkan yang telah berusia berpuluh tahun masih tetap menjalani hidup di bumi ini ? sungguh ia bukan tentang urusan kita , sesungguhnya ia karya Tuhan. Ia yang memberi kita nyawa dan kepadanya juga kita kembali. Jika Tuhan berkata kembalilah kepadaku wahai anakku, siapakah yang mahu menghalang rancangannya ? tidak ada yang mampu.
 
Untuk segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk menabur, ada waktu untuk menuai. Ada waktu untuk lahir, ada waktu meninggal……….untuk segala sesuatu ada waktunya. Yang pasti rancangan Tuhan indah pada waktuNya.

Selamat beristirehat sahabatku. Selamat berbahagia di rumah Bapa yang kekal. R.I.P. Kevin.

Share:

0 comments: